Mahasiswa Baru Protes Atas Ketidak Konsistenan Panitia Terhadap Waktu

LP2M.Corong- Porotes Para Mahasiswa baru  saat Upacara bendera Merah Putih memperingati Hut Republik Indonesia yang ke-74 di Kampus Institut Agama Islam IAI Tribakti Kediri, 17/08.

Tepat pukul 07.00 wib, Nyanyian yel-yel terdengar lantang “Mana janji panitia opak, ini pembodohan, waktu-waktu…sahut mahasiswa baru” peserta opak (Orientasi Pengenalan Akademik Kampus) ke-53 menjadi alat untuk menyulutkan emosi para panitia.

Ketika tepat pukul 07-11 Wib, salah satu peserta mulai memprofokasi peserta yang lain, bahkan ada yang orasi dan mengajak peserta lain untuk ikut menyalahkan panitia, dengan dalih panitia selalu molor terhadap waktu.

Salah satu peserta cami (calon mahasiswi) berpendapat, bahwa cama (calon mahasiswa) kurang bisa melihat situasi, tidak etis jika sebagai mahasiswa atau calon akademisi membuat rusuh, “mereka kurang bisa menahan emosi dan mementingkan ego pribadi, seharusnya sebagai mahasiswa dan santri, kita harus bisa bersikap lebih bijaksana dan lebih ber-etika, jadi intinya jangan mementingkan ego sendiri”, tutur Nurul peserta opak ke-53. 

“kesan mengikuti opak kali ini sebagai orang baru di kampus IAIT Kediri, kami paling tidak mengetahui kultur kampus ini, yang mana itu akan menjadi pengalaman selama kami mengikuti opak ke-53, kami tidak mau tau atas molornya jadwal yang telah ditempel diberbagai sudut kampus, tapi kami berharap konsistensi terhadap waktu benar-benar dijalankan, entah pantia ataupun dosen, jika kita dituntut kenapa kita tidak boleh menuntut”, lamjutnya.

Beberapa panitia mulai turun untuk meredakan kerusuhan dan mengklarifikasi atas jadwal yang tak ujung terlaksana, Menurut Irfa selaku coordinator SC mengatakan “schedule acara ini molor dikarnakan kita pun menunggu datangnya jajaran rektorat kampus guna menjadi Pembina upacara ”, jelasnya.

Kerusuhan mulai reda dengan kedatangan Bpk Wasito M .Pd. I diacara pengibaran bendera dan sekaligus diminta untuk menjadi Pembina upacara pengibaran bendera 17 Agustus, dalam sambutanya beliau menyampaikan beberapa harapan terhadap mahasiswa baru IAI Tribakti “Saya berharap mahasiswa baru yang dididik oleh panitia Opak 53 kali ini menjadi mahasiswa yang kritis, religius dan berjiwa nasionalis serta mendapatkan ilmu yang manfaat dan barokah”, jelasnya.

Hdy/Rhm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.