Oleh: Moh Mahbub Al-azizi

17 Agustus 1945, dimana Negara Republik Indonesia telah resmi merdeka, banyak yang memperjuangkan atas kemerdekaan Negara indonesia, yang mana perjuangan itu bukanlah hal yang mudah, bertahun-tahun bahkan lebih, Negara indonesia dijajah oleh belanda.

Bahkan ada sebagan nenek moyang dan buyut rakyat indonesia ada yang tertindas oleh Negara lain. Akan tetapi, meskipun banyak yang tertindas, mereka termasuk pahlawan untuk memerdekakan indonesia, ulama di indonesia juga mengambil peran sebagai pejuang, tidak menyerah dan terus berjuang demi kemerdekaan Negara kesatuan republik indonesia.

Dari perjuangan tersebut serta upaya yang dilakukan tidaklah sia-sia,bukanlah perjuangan yang sia-sia ataupun tidak muahkan hasil impian, serta perjuangan mereka akhirnya terwujud dengan buktu tanggal 17 Agustus 1945 menjadi saksi bersejarah.

Dengan bukti Sampai saat ini, rakyat indonesia  masih tetap aktif memperingati hari kemerdekaan indonesia disetiap tahunya,setiap tanggal 17 Agustus sedikit bahkan seluruh rakyat indonesia memperingati dan mengenang saksi sejarah itu.

Beraneka ragam acara yang dilakukan oleh setiap RT seluruh indonesia mulai darai sabang sampai merauke, menggelar perlombaan yang besrifat mengenang para pejuangnya, lomba-lomba,tarian adat, jalan santai dan panjat pinang yang tak pernah dilupakan rakyat indonesia. Setiap tanggal 17 Agustus mereka pasti mengadakan upacara kemerdekaan Negara kesatuan Republik Indonesia.

Dan juga setiap lembaga pendidikan negri maupun suasta dan juga setiap kampus, juga merayakan kemerdekaan. Bagi rakyat indonesia, memperingati hari ulang tahun merupakan suatu bentuk rasa terimakasih, dalam bentuk rasa untuk pejuang-pejuang terhadap dan rasa syukur mereka, karena tanah air indonesia sudah merdeka.

Negara Republik Indonesia, sampai saat ini terkenal dengan rakyatnya yang ramah dan damai, karena keributan sebagai bentuk sebab perpecahan, bahkan nenek moyang berpesan kepada seluruh generasi penerus untuk tidak melakukan keributan, akan tetapi kedamaianyang terlus kita ciptakan lalu digenerasikan, sekalipun dalam hal memecahkan sebuah permasalahan.

Baca juga  Dpr Kipas-Kipas Uang Saat Sidang
Kiriman serupa

1 Komentar

  1. Thank you for this post. Its very inspiring.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *