LP2M_Corong– Komisi Pemilihan Umum (KPUM) IAI Tribakti Telah meresmikan tanggal penyelenggaraan Pemilihan Umum Raya (PEMIRA) setelah melakukan MUSMA I (Musyawarah Mahasiswa Institut), 30 Juni 2021.

Rundown kegiatan yang terpampang lebar di Gedung IAI Tribakti oleh KPUM dapat dilihat secara gamblang dan menjadi titik awal kegiatan yang begitu padat oleh KPUM.

Dimuali dari Musyawarah Mahasiswa (MUSMA) yang diselenggarakan pada tanggal 21-24 juni 2021, dan dilanjutkan pembukaan pendaftaran bakal calon dari presiden mahasiswa, gubernur fakultas dan ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

gambar diambil dari kpum
gambar diambil dari kpum

Menurut M Abdul mubin selaku ketua Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) menuturkan “MUSMA hari kemarin adalah rangkaian kegiatan dalam rangka merumuskan Kembali hal-hal yang perlu di rubah atau di perbaiki, baik pada Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART), dan ini pula yang akan menjadi acuan mereka dalam menjalankan perputaran roda organisasi yang akan dijalankan oleh setipa penerus berikutnya”.

Jadi seluruh Repubik Kedaulatan Mahasiswa (RKM) dan Mahasiswa secara umum sebaiknya selalu mengikuti kegiatan tersebut dalam rangka belajar memahami mekanisme persidangan dan tentu pembahasanya pun dilakukan secara terbuka dan Demokratis, lanjutnya.

Menurut Rohimin selaku ketua KPUM menyatakan ini adalah musyawarah tertinggi dalam kedaulatan mahasiswa, MUSMA dibagi menjadi dua, pertama MUSMA I yang hanya dilakukan satu kali dalam satu periodik kepengurusan, kedua MUSMA LUB yang diselenggarakan jika terdat permasalahan pada RKM.

“Musma I ini bertujuan mengatur ulang prodak hukum yang ada di seluruh RKM, baik BEM Fakultas, BEM Institut ataupun Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Produk hukum yang dibentuk tentu wajib mengacu pada Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) yang di anut masing-masing Lembaga, sebut saja seperti Anggaran Dasar Dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), rapat ini akan menghasilkan suatu prodak hukum baru atau uud revisi yang kemudian di sahkan dan akan menjadi acuan satu tahun mendatang, terlebih tentu tak luput dalam persoalan syarat sah bakal calon yang menjadi pemimpin kelak”, lanjutnya.

Baca juga  EVALUASI PROGRAM KERJA DAN SARASEHAN BERSAMA ALUMNI

Lanjut pada rundown acara yang tertera pada tanggal 25-28 juni 2021 adalah pembukaan pendaftaran calon presiden mahasiswa, gubernur bem fakultas dan ketua ukm. Terkonfirmasi dari sahabat Maulana Ahmad Fandi menuturkan, masing-masing Lembaga sangat antosias dalam penyelenggaraan pemira, hal tersebut dibuktikan dengan nama-nama yang masuk mendaftarkan diri sebagai paslon.

Menurut Fitriatus Sholihah dan Maulana selaku dewan seleksi Paslon mengatakan, sudah masuk beberapa nama calon, dan tentu melalui proses seleksi syarat dan ketentuan masing-masing Lembaga. Untuk nama-nama yang lolos sebagai Calon ialah M. Fazrul Fala dan Amrudin sebagai paslon Presiden Mahasiswa No urut 1 sedangkan Aly Muafa dan Khairul Azman sebagai paslon yang menduduki No urut 2.

gambar diambil dari kpum
gambar diambil dari kpum

Selanjutnya paslon Gubernur Mahasiswa BEM Fakultas Tarbiyah juga memiliki dua paslon, muncul nama Dila Nuraida dan Sefta Deiansyah sebagai paslon NO urut 1, sedangkan Amirul Haqq dan Ratna Dewi menduduki No Urut 2.

gambar diambil dari kpum
gambar diambil dari kpum

Selanjutnya Gubernur Mahasiswa BEM Fakultas Syariah juga memiliki dua paslon, muncul nama Sukron Septian dan Seellah Nurul Ma’rifah sebagai paslon NO urut 1, sedangkan Pratama Ade Kurniawan dan Asvien Setyo Ardita menduduki No Urut 2.

gambar diambil dari kpum
gambar diambil dari kpum

Selanjutnya gubernur mahasiswa BEM Fakultas Dakwah ini agaknya berbeda dengan BEM lainnya, dimana nama yang muncul hanya satu nama, dan ini juga menjadi menarik, karena nama yang muncul akan melawan kotak kosong, nama tersebut ialah Ella Zulfa Nafisah dan Ahmad Jalaludin sebagai No urut 1, sedangkan No urut dua  Kotak Kosong.

gambar diambil dari kpum
gambar diambil dari kpum

Ini akan menjadi hal baru yang terjadi di kampus Tribakti, dimana tahun lalu PEMIRA ditiadakan dan diganti dengan Pemilihan Parlementer diakarenakan keadaan Covid 19 yang begitu membahayakan jika membuat kerumunan, dan hari ini kita semua akan mengadakan PEMIRA yang kesekian kalinya secara terbuka dan demokratis, artinya ini akan menjadi pengalamn bagi teman-teman mahasiswa dan seluruh warga IAI TRIBAKTI, tegas Rohimih selaku Ketua KPUM.

Baca juga  BEM Fakultas dan BEM Institut Adakan Penggalangan Dana Untuk Sulawesi

“Saya sangat berharap, entah siapapun yang kelak menjadi pemimpin, dia akan menjadi pemimpin yang amanah dan dapat menjalankan seluruh program secara maksimal demi memajukan SDM kampus kita, baik segi Intelektual, akademisi, keagamaan dll. Terlebih semoga mampu mengharumkan nama IAI Tribakti di skala tingkat nasional, perlu diketahui hal ini tentu menjadi bekal para mahasiswa dalam rangka memahami sistem dan kebijakan, sebab perlu diketahui bahwa Organisasi Kemahasiswaan Intra Kampus (ORMIK) ini sama dengan miniatur yang ada pada negara, artinya sistem politisasi kampus adalah miniatur negara yang perlu kita pelajari sedari dini guna mendapatkan pengetahuan tentang politisasi kenegaraan”. lanjutnya.

Reported by
Rohimin

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *