Permudah Jalan Belajar Mahasiswa, IAI Tribakti Kembali Buka Pluang Beasiswa

LP2M.Corong-di pemuka tahun ajaran baru, IAI Tribakti kembali membuka jalur beasiswa bagi mahasiswa internal kampus, 26/08.

4 beasiswa yang disiapkan oleh pihak kampus, diantaranya ada Beasiswa bidikmisi, beasiswa Guru madin, Beasiswa Bidikmisi Tahfid Quran, dan Beasiswa Mahasiswa berprestasi.

Menurut Dr. Ahmad Jauhari Fuad selaku Wakil Rektor dua IAI Tribakti mengatakan “Pertama Beasiswa Bidikmisi adalah beasiswa yang diberikan sejak mereka masuk di semester satu sampai dengan lulus atau selama empat tahun”.

Beasiswa tersebut adalah besiswa yang diberikan dari pihak pemerintah pusat, meliputi kebutuhan kuliah sampai dengan kebutuhan hidup, secara setandar minimum, dengan ketentuan syarat yang di tentukan, seperti siswa berprestasi selama sekolah di SMA/SMK, atau dari latar belakang keluarga yang kurang mampu, untuk beasiswa ini Tribakti sudah menerima sekitar 7 tahun lalu, namun regulasi dalam kementrian agama setiap tahun yang berhak mendapatan beasiswa tersebut berubah (tidak menetap), bisa dibilang 2 tahun sekali kita dapat, dan kebetulan di tahun ini kita tidak mendapatkan karena di tahun kemarin kita sudah mendapatkan beasiswa ini dan mungkin di tahun beriutnya kampus kita insyaallah akan mendapatkan lagi beasiswa bidikmisi ini, jelasnya.

Gambar diambil dari Google
Gambar diambil dari Google

Beasiswa bidikmisi ini sengaja diberikan secara bergantian oleh pihak pemerintah, dikarenakan perguruan tinggi di wilayah Kopertais 4 surabaya berjumlah 193 Perguruan Tinggi, dan di setiap tahun dibagi 20-25 kampus untuk beasiswa bidikmisi. dibagi secara estafet oleh pihak kementrian agama agar kiranya menyeluruh ke setiap kampus-kampus.

Ke dua Beasiswa Madrasah Diniyah, beasiswa ini adalah beasiswa yang menggunakan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, beasiswa ini hamper sama dengan bidikmisi, dimulai dari awal semester hingga sampai selesai kuliah.

“namun untuk beasiswa Madrasah Diniyah tidak diperuntukan untuk beasiswa hidup, melainkan hanya untuk biaya kuliah saja. Untuk regulasi awal Tribakti pernah mendapatkan berturut-turut sejak tahun 2008, dan di tahun 2014 kita ada selingan, atau setiap dua tahun sekali kita mendapatkan beasiswa tersebut, karena ada Undang-undang Hibbah. Institusi tidak diperizinkan menerima hibbah secara berturut-turut. Karena jika berturut-turt akan menimbulkan anggapan tidak sehat, Tekannya.

Ke tiga Beasiswa Mahasiswa Berprestasi, beasiswa ini diperuntukan terhadap mahasiswa yang memiliki prestasi tertentu di dalam beberapa bidang, seperti prestasi akademik,sertifikat lomba, yang kemudian akan di ajukan ke Kementrian Agama pusat.

“untuk di tahun 2018 ada 14 mahasiswa yang lolos, dan untuk tahun 2019 kita belum tahu, tapi kemarin Tribakti baru mengajukan 8 mahasiswa, namun untuk beasiswa berprestasi ini hanya diperuntukan sekali dalam satu tahu, dan setelahnya dia harus mendaftarkan kembali, beda dengan beasiswa sebelumnya yang di peruntukan selama 4 tahun, dan jika dia ingin mendapatkan kembali beasiswa ini maka harus mengajukan nama kembali untuk memperpleh beasiswa lagi di tahun yang mendatang, yang sumber dananya dari kementrian agama pusat” jelasnya.

Ke empat ada beasiswa Takhfid Quran, beasiswa ini juga sama bersifat satu kali, (tidak selama 4 tahun masa perkuliahan) pengajuan dari kementrian agama pusat.

“ada juga Beasiswa Internal Kampus, ada beasiswa program Tahfid Quran, dan beasiswa ini sudah di berlakukan sejak tahun 2013, dengan syarat tahfidz qurah (30 zuz) dan telah lolos seleksi di tahap selesi beasiswa tahfid mereka akan mendapatkan keringanan bebas SPP, uang gedung dll, hanya membayar kegiatan KKN, PPL, Sekripsi Dan wisuda, yang akan bertemu di semester 7-8”, terangnya.

Di tahun 2019 ini kemarin ada juga pendaftaran beasiswa tahfid quran, dan pihak kampus selalu mengumumkan secara terbuka di setiap penerimaan mahasiswa baru, dan yang mendaftarkan diri akan di seleksi oleh 3 dewan penguji, untuk di tahun 2019 ini mahasiswa yang mengikuti ada 7 mahsiswa. dan nantinya akan di seleksi oleh dewan penguji, dan keputusan dari rektorat kampus hanya mengambil 3 yang terbaik. Dan tiga terbaik ini akan diberikan SK dari rektorat guna mendaftarkan diri ketika ada UAS/UTS dsb dan untuk sekarang alhamdulillah SK sudah turun, Terangnya.

 

Rhm_4/Usm

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.