26.4 C
Bandar Lor
Sabtu, April 13, 2024

Pengurus dan Demisioner LP2M Menjuarai Lomba Karya Tulis Ilmiyah

LP2M.Corong- Perlombaan biasa dijadikan sebagai sebuah ajang untuk mengasah dan mengetahui kemampuan atau bakat yang dimiliki seseorang. Sehingga menang ataupun kalah menjadi suatu hal yang biasa dalam sebuah perlombaan.

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syari’ah (BEM-FS) IAI Tribakti Kediri telah melaksanakan agenda tahunan yang disebut Syari’ah Bersyi’ar (SB). Event tersebut diisi dengan beberapa perlombaan dan salah satunya adalah lomba karya tulis ilmiah. Rangkaian acara terakhir ditutup dengan seminar bertema “Edukasi Sistem Pembayaran”, pengumuman pemenang perlombaan, dan pembagian hadiah. (04/10/2021)

Kegiatan Syari’ah Bersyi’ar (SB) yang dilangsungkan di Aula KH. Mahrus Aly IAI Tribakti ini tidak hanya diikuti oleh beberapa mahasiswa IAI Tribakti saja, melainkan berbagai kampus dan sekolah di Kediri bahkan luar kota ikut meramaikan acara perlombaan tersebut.

Baca Juga:  Agenda Sarasehan BEM FS Dilakukan Bersama Pihak Fakultas

Salah satu pengurus dan demisioner dari Lembaga Pers Dan Penelitian Mahasiswa (LP2M) Corong IAI Tribakti Kediri atas nama Ayu Citra Maidita atau sapa akrabnya Acit dan Arwina sebagai Demisioner LP2M Corong periode 2019-2020 ikut memeriahkan perlombaan tersebut.

Gambar diambil oleh Arwina

Dengan berbekal kreatifitas dan keahlian dalam membuat karya tulis ilmiyah, mereka berhasil menjuarai perlombaan tersebut dengan prestasi Arwina sebagai juara dua dan Acit sebagai juara tiga.

Prinsip yang dipegang oleh Acit dalam mengikuti perlombangan tersebut adalah “Jangan pernah berhenti untuk mencoba belajar, belajar, belajar, dan terus belajar dan tidak lupa di barengi usaha. Ya itu tadi, pokoknya jangan berhenti belajar, jangan takut untuk mencoba, jangan pernah takut untuk gagal”. Tuturnya.

Baca Juga:  SEMINAR ENTREPRENEUR NASIONAL BEM-FS Mendatangkan Motivator Muda No. 1 Di Indonesia
Gambar diambil oleh panitia

Mencoba tanpa rasa takut merupakan jembatan kita untuk sampai pada di titik yang kita harapkan. Karena dengan menghilangkan rasa takut, kita akan terus berani dalam mengambil keputusan dan tantangan. Selain itu, dengan kegagalan dan kesalahan kita akan mengetahui seberapa jauh kemampuan kita dalam berkarya. “Saya dalam mengerjakan lomba ini dengan deadline yang mepet banget. Pokoknya udah mepet pengumpulan terakhir dan itupun menurut saya gak terlalu maksimal. Gak maksimal banget. Tapi
Alhamdulillah di setiap perjuangan itu kan mesti ada hasilnya. Dan alhamdulillah saya mendapat juara tiga”. Lanjutnya.

 

 

Reporter : HNA

Mungkin Terlewat

Stay Connected

15,334FansSuka
1,332PengikutMengikuti
7,578PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Trending