Menyambut Mahasiswa Baru, Teater Goesti Mengadakan Pentas Sugeng Rawuh

Lp2m corong – Teater goesti kembali hadir mempersembahkan teater selama dua hari dengan tiga kali pementasan yang berbeda di aula mahrus aly IAI Tribakti (13/10/22)

Pementasan teater goesti merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan untuk menyambut mahasiswa baru dengan menyajikan tema “ajining roso” sebagai pentas perdana sugeng rawuh menurut abdi sukma selaku wakil ketua teater goesti ” tema yang diambil dalam pementasan perdana sugeng rawuh adalah sebagai bentuk  kesolidan menimbang dari terjadinya konflik antar anggota di angkatan sebelumnya dimana saling merasa paling banyak berkontribusi dan bekerja “.

Acara dilaksanakan mulai jam 09:00 dengan banyaknya mahasiswa yang menonton dan tamu undangan yang sangat antusias terhadap pementasan yang disajikan dalam pementasan sugeng rawuh pada hari rabu acara dimulai dengan sambutan yang diberikan oleh sebagai wakil rektor III Yasin Nurfallah, M.Pd.I  sskaligus memberikan persembahan puisi dan dilanjut dengan sambutan mantan ketua teater gusti dan sambutan terakhir dari ketua teater goesti.

gambar di ambil oleh panitia

Pementasan diawali dengan naskah monolog ” orang gila ”  yang diperankan oleh Asep kemudian dilanjut dengan  peragaan pantomim yang diperankan oleh Atta dan Zaky  dan pemetasan terakhir tembang ” maskumambang ” yang diperankan oleh Sulis dan Zaki.

Pada hari Kamis pementasan diawali dengan monolog ” aku tak bernama ” diperankan oleh Feli kemudian dilanjut dengan persembahan tari “tortor ” yang diperankan oleh Robiayatul dan Intan dan terakhir monolog ” balada sumarah ” diperankan oleh Anita.

gambar di ambil oleh panitia

“persiapan pementasan biasanya dilakukan maksimal 2 bulan cuman karna menimbang banyaknya mahasiswa yang berdominsili pondok jadi latihannya dilakukan selama dua minggu ” kata Abdi Sukma. kendalanya dana yang telat cair karna salah satu dari properti kita kekurangan seperti lampu  cuman punya dua trus  butuh tiga kain hitam bedar dan sekitar 10 kain kecil sehingga butuh peminjaman sampai kemadura sampai keteater teater lain itukan memerlukan biaya transportasi, lanjutnya, kemudian dilanjutkan dengan memberikan  harapan supaya kedepannya nanti bisa lebih kondusif lagi.

Reported by Noval M