LP2M. Corong- Sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa kaprodi Akhwal As-Syahsiah, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Syari’ah suguhkan pelatihan Advokat (24-11-2019).

Berlokasi di gedung Aula Mahrus Ali IAI Tribakkti Lirboyo Kediri, pra acara dimulai pada pukul 11.00 oleh panitia dan beberapa peserta serta terlihat beberapa jajaran tamu undangan dan jajaran dewan Dekanad Fakultas syari’ah yang menyempatkan hadir dalam rangka pembukaan.

M. Rafli selaku Ketua Bem Faultas Syaria’ah menuturkan, “ saya meminta maaf kapada seluruh tamu undangan dan peserta yang sempat menunggu dikarenakan adanya kemoloran waktu dalam rangkaian pembukaan, sebenarnya dalam Schedule yang kami buat, pra acara pembukaan di mulai pada pukul 10.00, tapi entah mengapa di hari minggu sebagai hari besar justru ada beberapa mata kuliah double dari prodi AS, sehingga menunggu jam kuliah selesai dan berimbas kemoloran waktu dalam  acara kami, terkhusus bagi peserta yang ikut andil dalam pelatihan”.

Kami berharap kedepannya baik dari mahasiswa prodi AS ataupun prodi lanya mendapatkan ilmu baru, dan pengetahuan baru, dan kami juga berharap ada perbaikan jadwal perkuliahan di kampus, karena melihat dari hasil rapat bersama seluruh Republik Kedaulatan Mahasiswa (RKM,  menyepakati hari Minggu sebagai Hari Besar di IAI Tribakti, ini sebagai penopang agar kiranya ketika ada kegiatan besar di Hari Minggu seperti seminar, pelatidan dll tidak lagi mengalami kemoloran waktu, Tegassnya.

gambar di ambil oleh Syahroni
gambar di ambil oleh Syahroni

“Pelatihan ini Akan berjalan selama tiga hari di mulai dari hari ini tanggal 24-26, memang benar kami mengadakan pelatihan ini karena melihat kebutuhan daripada mahasiswa kaprodi Akhwal As-Syahsiah mengenai kebutuhan lebih soal advokat, lawyer, dan masih banyak lagi”.

Namun kami tidak menafikan mahasiswa selain prodi AS, bahkan kami memberikan undangan permohonan delegasi kepada beberapa instansi RKM yang ada di Tribakti dan kami juga menyebar pamflet hingga menyebar keluar kampus, dan terbukti ada beberapa mahasiswa selai prodi AS bahkan juga dari eksternal kampus, Tegas Rafli.

“Kami juga mengusung 3 pemateri, karena melihat hasil rapat dari panitia penyelenggara mengusung materi yang berbeda-beda dan dari latar belakang yang tentunya juga berbeda-beda”, tegasnya.

Baca juga  Wabiner Nasional Hukum Keluarga Islam, Membahas "Peraturan Kejaksaan Nomer 15 Tahun 2020 Perspektif Hukum Islam”

 

Reporter BY: M. Usman & Zulfa

 

 

 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *