29 C
Bandar Lor
Selasa, April 16, 2024

Keseimbangan mental di Era Hektik

Saat ini pembahasan mengenai pentingnya keseimbangan mental banyak dibahas dan didiskusikan. Keseimbangan ini menjadi syarat bagi kehidupan yang sehat bagi tubuh manusia. Kesehatan merupakan nikmat yang biasanya dilupakan ketikan datang tapi sangat dirindukan ketika tidak ada. maka kesehatan mental dengan keseimbangan sengat dibutuhkan.

Disisi lain, hal ini menunjukkan bahwa jika terdapat ketidak hadiran kesehatan dan keseimbangan akan membuat orang menjadi negatif. Di Indonesia yang dikatakan sebagai negara tersantuy di dunia dengan jumlah tempat hiburan paling banyak ternyata tidak menjamin bahwa warganya memiliki mental yang sehat.

Data menunjukkan bahwa pada tahun 2022 Menurut Indonesia-National Adolescent Mental Health Survey, terdapat 15,5 juta (34,9 persen) remaja mengalami masalah mental dan 2,45 juta (5,5 persen) remaja mengalami gangguan mental. Dari jumlah itu, baru 2,6 persen yang mengakses layanan konseling, baik emosi maupun perilaku.

Baca Juga:  Ramuan untuk Menciptakan Kondisi Terbaik

Hal ini menarik karena kesehatan mental di Indonesia merupakan permasaahan yang sering diabaikan bahkan dianggap sebagai bukan masalah. Kesehatan mental sering dianggap sebagai permasalahan yang kurang penting, malahan ketika ada orang yang pergi ke ahli psikologi untuk mengkonsultasikan permasalahanya akan dianggap sebagai orang sebagai orang yang gila.

Pada remaja, kesehatan mental merupakan permasalahan yang sering datang. Permasalahan mental pada remaja sering muncul karena otak remaja cenderung lebih suka melakukan sesuatu tanpa memikirkan panjang dampaknya. Maka dalam masa remaja selain masih dalam masa menuju dewasa, masa ini juga disebut sebagai masa manusia mulai menyadari tanggungjawab yang harus diembannya.

Tuntutan pada masa remaja datang dari diri sendiri dan lingkunganya. Menurut keterangan dari Dr. Khamelia Malik dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) dari kompas.id yang membuat perilaku remaja sulit dipahami adalah ada area otak yang mengalami maturasi lebih cepat dibanding area lainnya.

Baca Juga:  Ramuan untuk Menciptakan Kondisi Terbaik

Otak remaja berkembang dalam keadaan konstan yang berarti remaja lebih cenderung melakukan perilaku berisiko dan implusif, kurang mempertimbangkan konsekuensi dibanding orang dewasa. maka kesehatan mental dapat diwujudkan dengan partisipasinya orang-orang yang berada disekitarnya. Bekerja sama dalam menyelesaikan permasalah ini merupakan hal yang harus dilakukan.

Mental yang sehat tergambarkan oleh perilaku yang baik, menerima keadaan, dan berusaha untuk selalu lebih baik dengan realistis. Dalam mengahadapi situasi apapun yang datang mental yang sehat akan menyesuaikan diri dan menanggapinya dengan proporsional.

Ketika ada masalah pun mental yang sehat akan tetap tenang dan berusaha menyelesaikan dengan objektif dan rasional. menurut laman Halodoc menjaga mental dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu: mengatakan hal positif pada diri sendiri, menuliskan hal yang padut untuk disyukuri, focus pada satu hal ada satu waktu,Olahraga, makan makanan yang enak, terbuka dengan seseorang, lakukan sesuatu untuk orang lain, istirahat, dan tidur tepat waktu. Tips praktis ini tentunya bisa untuk diterapkan agar kehidupan semakin positif dan produktif.

Baca Juga:  Ramuan untuk Menciptakan Kondisi Terbaik

Penulis : Fahmi

Editor : Afwan

Mungkin Terlewat

Stay Connected

15,334FansSuka
1,332PengikutMengikuti
7,578PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Trending