Gambar Diambil Oleh Nailul

LP2M.Corong-  58 mahasiswa Tribakti Ikut serta dalam Studi Banding Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah yang di motori oleh Gubernur BEM FT IAI Tribakti Kediri ke kampus UIN Sunan Kalijag, (05-02-2020).

“BEM berhasil memberikan edukasi baru terhadap mahasiswa yang turut serta ikut acara tersebut karena acara ini tidak hanya sekedar jalan-jalan, melainkan juga ada beberapa edukasi yang saya rasakan. Karena melihat darui rondown acara yang substansial”, tutur A. Hidayatullah selaku peserta dalam studi banding.

Ini memberikan banyak  pelajaran untuk saya, terutama saat di dalam ruangan ketika kami datang lalu di sambut oleh pihak UIN Suka dan beberapa pengurus Dewan Mahasiswa (DEMA) dan dilanjut dalam sesi bincang-bincang dalam forum yang menjadikan hal tersebut lebih terasa hangat dan banjir ilmu, Lanjutnya.

Gambar Diambil Oleh Nailul
Gubernur BEM FT dan Ketua DEMA UIN Suka

Terlebih hal-hal yang disampaikan oleh Dr Muqoyyim, S. Ag selaku dekan dari fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Suka yang membuat saya menjadi semangat dalam mendengarkan. Ini adalah studi banding yang menyenangkan bagi saya, karena dilain sisi saya senang-senang dilain sisi saya mendapatkan tambahan ilmu di kampus sekelas Uin Suka.

Menurut Rizki Eka Purniawan selaku ketua DEMA Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN SUKA menuturkan “secara pribadi kami baru kemarin melakukan komunikasi sama mas Zaka (Gubernur BEM FT)  jadi sebelumnya entah saya yang tidak tahu atau saya tidak dikasih tahu tapi setahu saya setelah berkomunikasi dengan Zakaria baru baru ini.

Gambar Oleh Nailul
Sesi Forum Diskusi

“saya harapkan disini temen-teman mahasiswa bukan hanya sebagai event organation atau bukan hanya panitia penyelengara acara,  tapi bagaimana caranya temen-teman mahasiswa juga harus menciptakan tim dan disetiap departemen yang harus salaing berkominikasi,  karena disini kita semua berangkat dari visi dan tujuan yang sama”, lanjutnya.

Baca juga  P3M Uji Kematangan Tugas Akhir Mahasiswa; Skripsi dan Tesis Melalui SEMINAR

kesan pertama saya sampaikan selamat datang dan terima kasih sudah mau mengunjungi kampus UIN Suka khusunya fakultas tarbiyah.  inilah keadaanya, tapi yang paling penting bagaimana komunikasi kita. Ini bukan pertama dan terkhir tetep ada lanjutannya walaupun nantinya sudah ganti kepengurusan sudah bukan mas zaka dan saya tapi komunikasi seperti ini sangat penting dilakukan untuk membangun instansi satu sama lain, lanjutnya.

Zakaria Selaku Ketua BEM FT Menuturkan “komunikasi kita pertama kali dengan pengurus DEMA yang lama, bukan yang sekarang. Namun hal tersebut bukan kendala bagi kepengurusan yang sekarang”.

gambar Oleh Nailul
Sesi kunjungan Ke Candi Prambanan

Tujuan studi banding ini awlanya ke UIN Malang tetapi bulan” ini di Uin Malang sedang padat kegiatan, jadi pilihan ke 2 yang saya ambil itu studi Konverensif di Sekolah Sanggar Alam di daerah bantul Jogja , setalah kami bernegoisasi dengan wakil dekan 3 Wasito, M.Pd.I beliau mengizinkan dan mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh kami. Tetapi setelah kami berbicara dengan Bpk Yasin, M. Pd. I Selaku Dekan 1 beliau menuturkan “ kalau seperti itu tidak ada ukuran jelas ke BEM Tarbiyah itu sendiri.  Dan beliau mintanya studi banding tetap dilakukan dikampus”.

Akhirnya kami menghubungi teman-teman yang ada didaerah Jawa Tengah saya mulai menghubungi nomer gub yang baru terpilih kemarin (Uin Suka) setelah itu langsung kami hubungi dan kami langsung berunding soal Studi Banding yang kami akan adakan di tanggal Tanggal 5 Maret”,  Lanjut Gubernur BEM FT.

Dan kami membaw peserta sejumlah 58 dan 2 dari dosen, saya juga sangat senang karena ada Warek II IAI Tribakti Bpk Dr. A. Jauhar Fuad, M. Pd yang alhamdulilah ikut andil dalam acara studi banding ini untuk mendampingi kami semua, lanjutnya.

Baca juga  Sosialisasi KPU Formulir A5

Untuk Biaya yang harus dikeluarkan peserta sebanyak Rp, 120.000,_  itu sudah termasuk biaya tiket masuk ke Wista Candi Prambanan, makan dua kali,  obat-obatan, dan Air minum yang ada di dalam bus.

Saya berharap kedepan untuk pimpinan atau gibernur setelah saya, semoga BEM lebih terbuka lagi lebih inovatif, dan lebih berkarya demi kemajuan Fakultas Tarbiyah dan para mahasiswa yang ada di dalamnya. khusnya dan umumnya ntuk kemajuan organisasi itu sendiri,  jadi saya ingin teman-teman yang ada di fakultas itu menulis sebuah artikel tentang pendidikan atau tentng kegiatan kemahasiswaan itu sendiri, agar kiranya sistem dokumentasi itu tidak hanya dari fototetapi dengan tulisan.  Saya ingin sekali BEM Tarbiyah mempunyai WEB dan temen-teman aktif dalam kepenuliasan, tegasnnya.

Reported By: AN/Ind/Rh

Kiriman serupa

1 Komentar

  1. Kenapa ya kok malah lebih memilih membangun relasi dg kampus dan instansi2 lain, daripada menangani permasalahan pokok intern kampus…
    Minim sdm, moralitas diabaikan, kemanusiaan dianggap guyonan, dan masih banyak lagi lo dikampus kita,, apa ga mending melakukan pembenahan diri sendiri dulu baru bangun relasi🤦🏻‍♂️,, itu yg kami rasakan si setelah kami 3 tahun menuntut ilmu disini, isu-isu lingkungan dan kehidupan sangat asing bagi kami padahal setiap hari kita semua butuh wawasan terkait hal demikian apalagi ga sedikit pula yg profesi org tua kami seorang petani,, tolong dong dari temen2 yg udah dipercaya buat mimpin kawan2 ini lebih sedikit muterin otak biar bagaimana kawan2 ditribakti ini ga miskin pengetahuan🙏🏻🙏🏻

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *