25 C
Bandar Lor
Rabu, Februari 21, 2024

Eksplore Konflik Pembangunan Bandara Kediri, LP2M Tribakti Launching Majalah

LP2M.Corong- Lembaga Pers dan Penelitian Mahasiswa (LP2M) Corong, IAIT TRIBAKTI Kediri. Menggelar Agenda diskusi publik dan launching majalah Corong dengan tema “Eksplorasi Konflik Pembangunan Infrastruktur Bandara Kediri” pada kamis 11/02/2020 di Aula Mahrus Aly kampus IAIT KEDIRI.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua PMII Kediri M Khadikul Fikri, Israfil Amar Ketua GMNI Kediri, BEM Kediri Raya, Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, Bappeda Kabupaten Kediri, Serikat Petani Kediri, Lembaga Pers Mahasiswa Se-Kediri raya.

“Majalah ini terbit setelah melalui proses penelitian yang dilakukan selama satu bulan lebih di wilayah desa Grogol Bulusari, Tiron dan Banyakan”, Ucap Usman ketua LP2M corong.

Gambar diambil Oleh arwina

Lebih lanjut Rohimin Selaku narasumber sekaligus Ketua Tim Peneliti menyampaikan banyak sekali tindakan represif yg dilakukan oleh aparat pemerintahan dan para calo kepada warga dalam proses pembebasan lahan Bandara Kediri dan tidak terekspose sama sekali.

Baca Juga:  MPM Gelar Penertiban Kalender Kegiatan Mahasiswa

Menurut Rohimin Berdasarkan penggalian data di lapangan tim peneliti menemukan bahwa :
– Tidak ada sosialisasi kepada masyarakat terkait peta
pembangunan bandara sehingga banyak sekali menimbulkan
protes keras dari warga yang rumahnya harus tergusur.

-Tidak ada keterbukaan informasi dari pihak pemerintah. Informasi soal AMDAL, UKL, UPL sama sekali tidak memiliki keterbukaan informasi. Sehingga ini menjadi terkaan Masyarakat akademik, pembangunan ini tidak sah secara PERDATA

– Lebih mirisnya lagi setelah pembangunan bandara diambil alih oleh pemerintah pusat dan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) harga tanah yang dahulunya 15,5 jt per RU kini hanya menjadi 10 jt per RU perubanan disusul oleh tindangan represif verbal maupun maupun pemaksaan yang dilakukan oleh aparat pemerintahan dan keamanan dari kades camat Kejari, pemda, pemkab,koramil kodim polres bahkan ikut turun untuk pembebasan tanah.

Baca Juga:  Buku Unusual Santri Karya Mantan Pimred LP2M Corong

Situasi ini menjadikan banyak warga terdampak mengalami trauma psikologis akibat tindakan represif yang sama sekali tidak terekspose oleh media. Belum lagi dampak alih Profesi warga terdampak yg awalnya menjadi petani setelah lahan dibeli oleh pemerintah belum ada kejelasan mengenai hal itu, imbuh Rohimin yang saat ini menjabat Ketua Komisariat PMII TRIBAKTI Kediri

Selanjutnya M. Wahyu selaku narasumber menyampaikanya diterbitkannya majalah ini merupakan sebuah langkah yang luar biasa dan diharapkan mampu menjadi alternatif pengetahuan bagi masyarakat Kediri terkait situasi real pada proses pembangunan Bandara Kediri.

“Data-data yang ditampilkan pada majalah dapat menjadi alternatif pengetahuan masyarakat khususnya mahasiswa dan masyarakat Kediri terkait situasi masyarakat terdampak saya berharap ada RTL ( rencana tindak lanjut) terkait pengayaan dan penggalian data pada majalah ini. ujar Wahyu (Manajer Kampanye WALHI Jatim)

Baca Juga:  Peran MUI di Era Demokrasi

Reported: FKR,IND,RHM

Mungkin Terlewat

Stay Connected

15,334FansSuka
1,332PengikutMengikuti
7,578PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Trending