25 C
Bandar Lor
Rabu, Februari 21, 2024

Seminar Psikoneuroimunologi, Memahami Rahasia Mengolah Potensi Otak Secara Optimal

LP2M.Corong- Otak manusia memiliki beberapa komponen, kadang kita tidak bisa memanfaatkan dan memaksimalkam fungsinya. Akan lebih baik otak kita dibongkar agar mengetahui rahasia dan bagaiman cara management dalam berfikir.

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas dakwah (BEM-FD) mengadakan seminar yang berlokasi di Aula Mahrus Ali kampus IAIT Kediri.

Dengan bertema “BRAIN MANAGEMENT” (Rahasia Mengolah dan Meledakkan Potensi Otak Secara Optimal) hadirkan pemateri Prof. Dr.H. Moh. Sholeh, ahli Psikoneuroimunologi sekaligus dosen UIN Surabaya, minggu 1/03.

Menurut Abdul Mubin selaku Gubernur BEM-FD menerangkan “kami menyiapkan seminar ini sekitar H-30, Panitia yang mencari pemateri sangat saya apresiasi, dan alhamdulillah pemateri sesuai dengan apa yang kita rencanakan Prof. H. Muhammad sholeh, dan kami juga baru sadar bahwasannya beliau ternyata alumni dari Tribakti dan Pondok Pesantren Lirboyo Kediri”.

Prof. Dr.H. Moh. Sholeh menegaskan “seorang psikololog harus mampu mengendalikan emosional diri, tentang rasa, ego, dan kreatifitas yang terkendali secara optimal”.

Baca Juga:  MPM Gelar Penertiban Kalender Kegiatan Mahasiswa

“Otak adalah yang megendalikan segala kerja tubuh, yang di sebut kerja kognisi. Yang mengatur semua kesetabilan tubuh kita” lanjutnya.

Lalu bagaimana menciptakan kerja otak agar stabil? Jawabnya sholat. Sholat seperti yang di kehendaki surat Al-Baqoroh ayat 128. Plihara semua sholatmu, lakukan sholat Wusto (sholatnya Hati), dan tegakan sholat Lillahi (sholat karena allah swt dengan berdiri tegak da tenang menghadap allah). Jika ingin mengembangkan kecerdasan otak secara maksimal, “Sholatlah yang tidak hanya pada sholat syariat, tetapi sholat secara hakikat dan Sikap yang khusyuk di dalam sholatnya, maka itu berpengaruh diluar sholatnya”, tegasnya.

Sholat secara raga, sholat rasa, nafsu (ego yang terkendali secara baik), secara cipta (kreativitas dalam brain)

Selain itu, pemateri juga merekomendasikan bukunya untuk di baca, agar terciptanya management berfikir secara baik. Buku tersebut berkaitan dengan terapi tahajud. Megolah kedisiplinan hidup, disiplin dalam berfikir dan disiplin secara mental.

Baca Juga:  Pementasan Sugeng Rawuh Teater Goesti dengan Menampilkan Tiga Pementasan yang Berbeda

“Ini bisa jadi teladan bagi mahasiswa tribakti, lulusan Tribakti bisa diterima di Psikologi Universitas Negri Malang, dari lulusan Tribakti bisa diterima di Uner. Masuk di Universitas tersebut tidaklah mudah, mungkin itu berkah dari kuliah di Tribakti dan kegigihan saya sewaktu belajar di kampus ini”, lanjutnya dalam wawancara wartawan LP2M.

Menurut Akbar Muharrom sebagai peserta seminar menyatakan, selama mengikuti beberapa seminar di Tribakti, baru kali ini menemukan seminar yang luar biasa di tribakti, dengan konsep panitia yang sangat menarik, cukup registrasi 10 ribu saja, mendapatkan nasi kotak sebagai konsumsi dan itu sangat luar biasa. Konsep seperti ini belum pernah di coba, ditambah lagi acara tanpa kemoloran, panitia yang standbay sebelum acara, dan menciptakan kehangatan dalam sesi materi ketika berlangsung.

Baca Juga:  Teater Goesti Membangun Relasi Sesama Seni dan Menampilkan Monolog "Aku Tak Bernama"

“ini jadi pelajaran baru bagi RKM yang ada di tribakti, design acara yang maksimal akan menghasilkan hasil yang maksimal juga, tidak ada peserta yang kolar-kilir ketika materi berlangsung dan peserta tetap utuh sampai acara selesai menciptakan forum seminar menjadi forum belajar yang aktif dan sayapun menjadi sangat intens dalam mendengarkan materi”, tuturnya.

Menurut Gubernur BEM-FD menegaskan, “Saya selaku penyelenggara berharap Pemuda ( Mahasiswa dan Pelajar)yang alhamduliah sempat menghadiri acara seminar. Hadirlah dimuka publik menjadi pemuda yang memiliki management berfikir secara baik, ego yang terkendali dan mampu menciptakan perubahan melalui kecerdasan dalam berfikir, mampu mengendalikan otak secara optimal stabil dan menjadi pemuda yang sukses menciptakan perubahan” Pungkasnya.

Repirted: Ayu Novitasari

Editor: Rhm

Mungkin Terlewat

Stay Connected

15,334FansSuka
1,332PengikutMengikuti
7,578PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Trending