LP2M.Corong- Kondisi Bangsa Indonesia saat ini diibaratkan gelas yg telah retak, apabila kita tidak bisa menjaganya dengan benar. Namun, sebisa mungkin kita menjaga gelas yang telah retak tersebut agar tidak pecah sehingga tidak melukai seseorang.

Begitu juga masalah terorisme dan faham radikal yg telah menjadi serius bagi negara-negara dipenjuru dunia, khususnya Indonesia. Bahkan sudah merasuk di sekolah dan kampus yg dihuni kaum intelektual.

“Gencarnya infiltrasi Ideologi Radikalisme perlu ditangkap dengan menguatkan pendidikan karakter pada anak didik terutama pada nilai-nilai Nasionalis yang meliputi cinta pada tanah air, menghargai keberagaman, menghormati perbedaan keyakinan, bangga menjadi bangsa Indonesia serta berintegrasi dan tanggung jawab”. Tutur Bapak Mukhlison selaku pembicara diskusi.

Diskusi yg diadakan BEM FT dan Rayon Brantas ini mengharapkan Pancasila sebagai dasar Negara dan Nilai Luhur Bangsa Sebenarnya cukup Untuk membangun Bangsa Indonesia menjadi Bangsa yang Berkarakter Baik.  Akan tetapi, mewujudkan pembaharuan Karakter bukan perkara yang mudah seperti yang kita bayangkan.

Pancasila sebagai dasar negara dan nilai luhur bangsa sebenarnya cukup untuk membangun untuk menjadikan bangsa yang berkarakter baik.  Akan tetapi, mewujudkan pembaharuan karakter bukan perkara yang mudah seperti yang kita bayangkan.

Seperti yg dikatakan Billy Graham.

“Ketika kehilangan kekayaan, anda tidak kehilangan apa-apa. ketika kehilangan kesehatan anda kehilangan sesuatu. Ketika kehilangan karakter, anda kehilangan segala-galanya.”

Penulis : Nurul Amalia (Direktur LP2M Corong)

Baca juga  wujudkan sinergitas RKM dan UKM IAI Tribakti 2022-2023
Tentang Admin

LP2M.Corong merupakan sebuah lembaga Pers yang berada di bawah naungan Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri.
lembaga ini mewadahi seluruh mahasiswa yang ingin mendalami ilmu pengetahuan tentang tulis menulis, meliputi berita, esay, opini dan berita.

Kiriman serupa